Twitter
RSS
Showing posts with label idea. Show all posts
Showing posts with label idea. Show all posts

Pendulum

0
Sebuah pendulum, tentu kita sama - sama tau benda seperti apa pendulum itu, benda yang tergolong pesawat sederhana di dunia fisika ini memiliki keistimewaan yaitu posisi stabil akan tegak lurus dengan sumbu bumi yang kita pijak. Pergerakan mandekat - menjauhnya mata pendulum diakibatkan oleh adanya gaya / dorongan dari luar system pedulum itu sendiri, saat kita memicu pendulum untuk bergerak maka mata pendulum akan mempunyai momentum untuk bergerak maju dan mundur..



memang secara sekilas itu hanya ilmu sederhana, tapi coba lihat dari sisi lain, kira - kira makna apa yang tersirat dari benda kecil ini....  pergerakan pendulum berada pada jalur yang sama, hanya saja jaraknya yang berbeda, yaitu menjauh - mendekat, naik-turun, labil-stabil... coba kita kaitkan dengan makna kehidupan, setidaknya prinsip pendulum ini ( prinsip keseimbangan) sangat erat dengan kehidupan kita,


Hubungan Yang Sehat,,,

0

Hubungan Yang Sehat Itu Gimana?

Beberapa hari yang lalu gw nonton acaranya Tika Pangabean,,,, yang di bahas adalah ttg hubungan yang sehat atau pasangan yang sehat.

Alhasil,, ada beberapa kriteria yang bisa bikin sebuah hubungan bisa dibilang "sehat" yaitu :

1. Sehat fisik

Sehat secara fisik berarti enggak ada kekerasan dalam berhubungan . Biarpun cowok secara fisik lebih kuat, bukan berarti bisa seenaknya menindas kaum cewek. Pokoknya, dilarang saling memukul, menampar, apalagi menendang. (he-he-he…)

2. Sehat emosional

Hubungan kita dengan orang lain akan terjalin dengan baik apabila ada rasa nyaman, saling pengertian dan keterbukaan. Kita enggak cuma dituntut untuk mengenali emosi diri sendiri, tetapi juga emosi orang lain. Dan yang penting lagi adalah bagaimana kita mengungkapkan dan mengendalikan emosi dengan baik. Kita memang enggak boleh juga melakukan kekerasan nonfisik, marah-marah, apalagi mengumpat-umpat orang lain, termasuk pasangan kita.

3. Sehat sosial

Pacaran tidak mengikat. Artinya, hubungan sosial dengan yang lain harus tetap dijaga. Kalau pagi, siang, dan malam selalu bareng sama pacar, bisa bahaya lho! Kita enggak bakalan punya teman. Dan bukan enggak mungkin, kita akan merasa asing di lingkungan sendiri. Enggak mau, kan?


Aman dan Awet

Agar pacaran kita aman dan awet, kita harus punya prinsip. Artinya, segala sesuatu yang kita lakukan ada dasar dan tujuan yang jelas. Dalam sebuah hubungan, bukan enggak mungkin kita menemukan perbedaan prinsip, beda batasan tentang apa yang boleh dan enggak boleh dilakukan. Wajar kok, asalkan bisa saling menghargai. Tiap orang punya hak untuk bicara terbuka, termasuk mengungkapkan prinsip masing-masing.

Mengungkapkan prinsip yang kita pegang akan berpengaruh pada penerimaan orang lain. Maksud dan keinginan kita akan sulit diterima dan dimengerti orang lain kalau kita enggak tahu bagaimana mengomunikasikannya dengan baik. Intinya, kita harus mengerti juga model-model komunikasi yang ada sehingga kita bisa menilai apakah selama ini sudah berkomunikasi dengan baik atau belum.

Tiga model komunikasi:

1. Pasif

Kita sulit/enggak bisa mengekspresikan keinginan, perasaan, dan pikiran kita. Hal ini akan berefek buruk karena apa yang kita harapkan enggak sesuai dengan kenyataan. Misalnya, kita enggak berani nolak pas pacar ngajakin kissing, padahal sebenarnya kita enggak mau.

2. Agresif

Dalam mengemukakan keinginan, pikiran, dan perasaan, kita cenderung mendominasi, enggak ramah dan mengabaikan kepentingan orang lain. Model komunikasi seperti ini bisa memicu keretakan hubungan kita dengan orang lain.

3. Asertif

Gaya komunikasi yang paling oke. Kita bisa bersikap tegas dalam mengekspresikan keinginan, perasaan, dan pendapat, tetapi tetap menghargai orang lain. Kondisi orang lain juga menjadi pertimbangan sebelum kita mengungkapkan keinginan.


kita adalah kita yang kita pikirkan [?????]

0

wahhh dah lama neey gw gak posting di sini, soalnya gi lumayan banyak kerjaan niih, ini lah itu lah... yaa gitu deh yang namanya karyawan mah. sebenernya gw bingung mau nulis apaan, mo ngomongin gossip? ah gossip udah dilarang ma MUI..lagian gw gak terlalu ngeuh sama yang namanya gossip. mood gw beberapa hari ini belum berobah neey,

Dear all, gw dapet pelajaran penting beberapa hari kmaren, ternyata gw bisa simpulin kalo yang namanya amarah dan perasaan kesal sebenernya bisa kita kendalikan, sangat wajar kalo seseorang merasakan perasaan kesal atau marah itu sangat manusiawi, but bagai mana kita menumpahkannya itu yang akan jadi cermin pribadi kita.

Seperti seorang pemuda indian yang bertanya kepada kakeknya, mengapa setiap ada hal yang sedikit saja tidak ia sukai, dia mudah sekali marah, dia tidak tenang, mudah tersinggung dan selalu mempunyai prasangka buruk terhadap orang lain. Dia rela menunggu berjam-jam hanya untuk mengetahui bagaimana caranya agar dia bisa merubah perangainya...

Sang kakek berkata, bahwa dalam diri manusia ada dua ekor serigala. Serigala yang satu selalu berfikiran negatif, mudah marah dan selalu punya prasangka buruk. Sedang serigala yang lainnya selalu berpikiran positif, baik hati dan suka hidup damai. Setiap hari kedua serigala ini selalu brkelahi.

Lalu siapakah yang menang? tanya si pemuda indian itu. .... Yang menang adalah serigala yang setiap hari kau beri makan, kata sang kakek.......

dear freinds.... seseorang yang bernama EARL NATINGHLE pernah menuliskan "KITA ADALAH APA YANG KITA PIKIRKAN". Kita akan menjadi seperti apa yang kita pikirkan tentang diri kita. Kenapa seehh?? pikiran itu begitu dahsyat pengaruhnya. Ternyata pikiran-pikiran yang kita masukkan dalam diri kita akan mempengaruhi perilaku kita sehari-hari, perilaku akan membentuk watak, watak akan membentuk kebiasaan dan kebiasaanlah yang akan menentukan nasib kita.

Emang sih nasib manusia itu di tentukan oleh Alloh SWT... baydewey manusia juga punya kebebasan lho.. untuk menentukan nasibnya sebelum itu terjadi, Kan tuhan gak bakal ngerubah nasib umat-Nya kalo manusia itu sendiri ga mau merubahnya, ya kaann??? heu heu gw jadi so serius gini ini teh...

So starting from tis day, gw mau mulai memasukan pikiran-pikiran positif dalam diri kita, juga pikiran - pikiran besar. "



Kembalikan Tangan Mona yah...

1
mmmm gw punya cerita neeh,...gw pernah denger sekali but inget2 lupa gt deh.. , moga bloggers semuanya

enjoy ma ceritanya.


begin:
mereka adalah pasangan muda yang biasa2 saja, keduanya bekerja disebuah perusahaan BUMN dengan posisidan gaji yang lumayan. setiap bulan mereka menyisihkan gaji untuk menabung, setelah dua tahun mereka pun memiliki sebuah rumah dan motor yang sehari-hari mereka gunakan untuk berangkat ke kantor. Sebelum menikah mereka bertekad bahwa mereka harus berhasil dan harus bisa membuktikan kepada orang tua mereka bahwa mereka bisa berhasil hidup di kota jakarta yang panas dan penuh dengan persaingan ini. setiap hari mereka bekerja keras dan berdoa agar diberikan rizki yang melimpah...
empat tahun berlalu, kini mereka memiliki posisi dan jabatan yang lebih dibandingkan dengan lima tahun yang lalu, kebahagiaan mereka serasa lengkap karena hadirnya seorang putri cantik buah cinta mereka, seorang anak yang memiliki kecantikan ibunya dan memiliki sifat keras seperti ayahnya. namun perpaduan keduanya membuat putri mereka menjadi seorang yang cerdas, cantik, dan bahagia.

semenjak kehadiran putri mereka tiga tahun yg lalu, mereka merasakan kemajuan yg luat biasa di pekerjaan mereka, sehingga suatu saat sang suami melihat sudah waktunya mereka untuk memiliki kendaraan pribadi,.. ya mobil.., karena rekan2 sekantornya yang seangkatan sudah tidak ada yang menggunakan motor sebagai kenadaraan untuk pergi ke kantor. akhirnya sang istri merestuinya dan akhirnya mereka memiliki sebuah mobil baru, walaupun menambah daftar cicilan yang harus di bayar setiap bulan, namun mereka cukup terharu dan senang akan kehadiran mobil ini, seperti merasakan kehadiran seorang putri lagi ujar sang suami. merasa bangga akan hal ini, sang suami sanngat menyayangi mobil ini, bagitu juga sang istri. hampir setiap hari mobil ini dicuci dan mendapatkan perawatan yang sempurna.

MONA, itu lah nama sang buah hati yang selama ini cukup menikmati melewati hari2 nya bersama seorang pengasuh yang disewa orang tuanya. mona tumbuh dengan sehat, anak yang kreatif seperti ayahnya, dan tegar seperti ibunya, setiap hari dia selalu membawa buku gambar kesenangannya,yaa... seperti anak2 yang lain yang seusianya, mona gemar sekali menggambar, bahkan dia sering menyuruh pengsuhnya untuk membantu menempelkan gambar2 itu di dinding. keadaan orang tuanya yang selalu sibuk hampir melupakan keberadaan dang mona, bahkan seringkali mona tertidur lelap bersama pengasuhnya di kamar, terlihat sekali mona sangat dekat dengan pengasuh itu.

seperti biasa hari itu mona ikut sarapan bersama ayah dan bundanya, kebetulan hari itu sang ayah ada perjalanan dinas ke luar kota selama beberapa hari dan harus menggunakan pesawat, setelah berpamitan seperti biasa mona selalu menagih ciuman kening yang tak pernah terlewatkan sehari pun. Siang nya mona tertidur disofa, pengasuhnya yang merangkap sebagai pembantu di rumah itu sengaja tidak memindahkan nya ke kamar karena takut membangunkannya, selagi mona tertidur biasanya pengasuhnya mengerjakan hal lain seperti mencuci dan mebereskan rumah.

Mona terbangun, dan mencari pengasuhnya, setelah berteriak dan memastikan dia ngga sendiri, mona
melihat pengasuhnya sedang sibuk di kamar mandi mencuci pakaian, akhirnya ia bermain sendiri di ruang tengah, yaa. menggambar itu yang mona lakukan setiap hari, pagi..siang.. bahkan sebelum tidur, kala itu buku gambar yang biasa dipakainya telah habis tak menyisakan tempat lagi untuk membuat gambar. akhirnya mona bermain ke pekarangan garasi rumahnya, disana ia menemukan sebuah paku yang berkarat. Mona mulai menggoreskan paku itu di tembok, dia menemukan kalo tembok ternyata bisa digambari dengan menggunakan sebuah paku, sepanjang siang itu mona menggoresi tembok rumahnya dengan paku, sampai akhirnya dia menggoreskan paku itu di pintu mobil ayahnya... YA.. DI PINTU MOBIL AYAHNYA !!!mona menggoreskannya dengan serius, dengan harapan ayahnya akan memberikan ciuman kali ini untuk gambar yang ia buat di mobilnya.

Peristiwa ini tidak diketahui siapapun, ketika itu ayahnya baru kembali dari luar kota, dengan muka yang kusut. sang istripun menyabut dengan senyum berusaha menghibur, karena ia tau betul proyek
suaminya d luar kota telah gagal. dengan muka yang kusut dia membalas senyuman istrinya, dan seketika itu Mona merangkul dan berteriak kangen pada ayahnya dan langsung menunjukan goresan goresan di mobil itu. wajah yang tadinya sudah kusut dan berusaha duceriakan oleh senyum istrinya itu sekarang berubah nerah padam, istrinya pun kaget bukan main, karena ini klai pertama dia mengtahui kalo selama ini mona selalu bermain di garasi dan menggoresi mobil ayahnya.seperti yang kehilangan kendali sang bunda langsung memukuli mona, dia marah sekali atas perbuatan yang telah dilakukan anaknya itu, dia dipukuli hingga tangannya terluka-luka karena bergantian di pukuli oleh ayah dan bundanya, pengasuhnya pun tak lepas dari amarah pasangan orang tua itu, dan tak kuasa menahan tangis.

sejak malam itu mona merasa takut dan tidak mau tidur bersama orang tuanya, dia selalu tidur dikamar pangasuhnya, karena kalo bertemu orangtuanya, mereka memasang muka ketus dan sebal dengan mona. tanpa diketahui oleh pengasuhnya ternyata mona selama ini sellau tertidur dengan mengenggam paku yang ia gunakan untuk menggoresi mobil ayahnya.

beberapa hari terewati,sejak hari itu mona manjadi lebih pendiam dari pada sebelumnya, sang pengasuh mulai cemas dengan keadaan mona yang beberapa hari ini sakit panas malihat ada sesuatu yang aneh dengan tangannya,setiap kali dia berusaha membujuk tuannya untuk membawanya ke rumah sakit, berbagai alasanpun keluar dari mulut sang ayah. Pengasuhnya telah memberinya obat seperti biasa, namun kali ini lain, bahkan sekarang mona lebih sering mengeluh kepada pengasuhnya mengenai tangannya yang sakit kalo memegang sesuatu.akhirnya orang tuanya memutuskan untuk membawa mona ke rumah sakit, sepanjang perjalanan mona hanya terdiam lemah, tidak mau berkata-kata, dan bahkan sesaat sebelum tiba di rumah sakit, mona sempat pingsan.

alangkah kagetnya ketika dokter rumah sakit meminta pasangan suami istri itu untuk berbicara secara tertutup. dokter menjelaskan bahwa kondisi putri mereka sangat mengkhawatirkan, kedua tangannya terinfeksi karat besi yang mematikan, paku berkarat yang selalu digenggamnya erat ternyata menempel ke luka ditangannya. dokter juga begitu kaget dengan pengakuan mereka bahwa selama ini mona tidak mengaku merasa sakit di tangannya. dokter berkata jika tidak cepat di lakukan tindakan maka infeksinya akan terus menjalar ke seluruh tubuhnya. rumah sakit yang terang benderang itu serasa gelap gulita.., cuaca yang terang itu pun terasa menjadi hujan badai ketika pasangan suami istri itu mndengar kata "AMPUTASI" dari dokter,... yaa amputasi...............


operasi berjalan lancar, air mata tak henti2nya keluar dari mata sang bunda, dan sang ayah pun berusaha untuk menahan jeritan di hatinya... saat itu mona tersadar untuk yang pertama kalinya..
dia melihat kedua orang tuanya yang menangis...dan menyadari tangannya sudah tiada, dengan kalimat yang terpatah-patah mona berbisik... "bunda, ayah ,.. maafin mona. mona gak sekali-kali lagi merusak mobil ayah, mona juga gak mau menggambar lagi.. tapi kembaliin tangan mona yah...", mendengar kalimat itu serentak air mata mereka seperti air terjun yang turun begitu derasnya.......

-sekian-

[gimana bloggers tersentuhkah?]

BOLA dan MENIKAH ??

0
20 tahun yang lalu...
aku menyukai seorang perempuan, parasnya cantik dan anggun, kami dekat semenjak di sekolah dulu. aku tau.. aku hanya orang biasa yang datang dari keluarga yang biasa - biasa saja,dan dia berasal dari keluarga yang berada.. yaa masalah klasik, orangtua kamu saling tidak setuju dengan hubungan ini.alasannya macam - macam, mulai dari perbedaan adat, kebiasaan hingga materi. kamipin bersikeras untuk tetap menikah, karena rasanya cinta ini tak bisa dibendung lagi walaupun tanpa restu dari kedua orang tua kami.
......
19 tahun yang lalu...
anak kami lahir, aku hampir tak percaya ternyata dengan hanya bekerja sebagai seorang pengantar paket di sebuah perusahaan kargo, aku bisa menafkahi isteri dan sekarang aku di karuniai seorang putri mungil yang berwarna merah karena baru berumur satu minggu. aku berusaha untuk mengundang kedua orang tua kami, namun sayang sekali putri kami tidak disambut oleh kakek neneknya.. air mataku jatuh tanpa aku sadari. Dugaan semula yang mengatakan bahwa orangtua kami akan membaik setelah kehadiran seorang cucu bagi mereka telah sirna.. kania.. nama istriku, aku memeluknya erat berusaha untuk menguatkan diri, kami pun saling membasuh air mata yang berhamburan..

16 tahun yang lalu...
"papaaa,.. iyaaa mau ninuuumm".. ya begitulah dia memanggil dirinya sendiri..iya.. aku menamai putri kami dengan nama kamila, dengan harapan agar kelak ia akan jadi seorang perempuan sempurna.. sempurna lahir dan batin. iya sedang lucu lucunya, dia paling senang melompat-lompat dari satu kursi ke kursi yang lainnya,sehingga sering sekali di rumah kami terdengar ada barang yang pecah karena ulah anak kami yang lincah itu,praanngg... kania kemudian berteriak.. iyaa apalagi yang pecaahh??... seakan semua kaca dirumah ini akan pecah satu persatu. Hari ini iya ulang tahun, sejak beberapa hari ini iya merengek terus minta bola, namun kania tidak pernah membelikannya, dengan alasan biar iya ngga tumbuh jadi gadis tomboy..karena tiap kali ditanya iya nanti besar mau jadi apa? iya selalu menjawab mau jadi pemain bola...Sengaja aku pulang dari tpt kerja lebih awal untuk membelikannya kado, yaa BOLA aku pikir terlalu egois jika aku mambatasi kesukaan anakku, lagian bukan sesuatu yang buruk jika tiap sabtu sore kami bermain bola walaupun hanya ditaman belakang rumah.setibanya dirumah aku memperlihatkan bola yang kubawa.. dengan muka yang sangaaaatt terang dan ceria iya melompat kearahku dan memelukku erat..erat sekali.. sedangkan ibunya hanya bisa mengeleng-gelengkan kepalanya...

12 tahun yang lalu...
iya tumbuh jadi gadis yang cantik...sehat..dan tetap lincah, dan satu yang tidak berubah,dia tetap suka menjadi pemain bola.suatu sore..aku sengaja berniat memberinya kejutan dengan menjemput iya di sekolah.. tanpa ibunya ketahui ternyata iya membawa bola kesekolah, iya menyembunyikan bola itu didalam tas sekolahnya. sore itu..iya keluar dari gedung sekolah sambil menggelinding-gelindingkan bola dengan kakinya.. mulanya iya bergerak setengah lari.. dalam hati aku bertanya kenapa iya bisa membawa bola itu ke sekolah padahal ibunya sudah melarangnya berkali kali untuk tidak main bola dijalanan. Iya tampak girang sekali menggiring bola, hingga aku yang menghampirinya dari belakang pun tidak disadarinya. saat itu bola yang digiringnya teralu deras dan iya pun berlari mengejar..dan kulihat ada truk pasir di jalan yang sedang melaju.. serentak aku pun berlari kearahnya sambil berteriak, untungnya iya dapat kuselamatkan...dan sejak saat itu aku tak sadarkan diri dan tersadar aku sudah terbaring di rumah sakit dengan keadaan kakiku yang diamputasi.

10 tahun yang lalu..
aku sudah berhenti bekerja, uang tunjangan pun sudah habis untuk biaya pengobatan dan sekolah iya, tabungan kami pun sudah menguap jadi asap di dapur. suatu saat kania berkata bahwa ini gara-gara bola yang aku bawa untuk iya, dan dia pun mengutarakan niatnya untuk mencari kerja menjadi TKI di malaysia, aku tahu jika kania sudah ada keinginan maka tak ada yang bisa mencegahnya..sama seperti kehendaknya waktu bersikeras untuk menikah denganku.

7 tahun yang lalu..
3 tahun sejak kepergiannya aku tidak mendapati kabar apapun dari kania, bahkan secarik surat pun tak pernah aku terima, untungnya selama ini aku memperoleh uang untuk biaya sehari hari dengan menjadi seorang buruh untuk tetanggaku yang memiliki usaha kecil-kecilan. untungnya iya tumbuh menjadi anak yang shaleh.. dan sabar. tak jarang iya mendapat ejekan kerena ke sekolah selalu memakai baju yang lusuh dan ujung sepatu yang jebol karena tak pernah diganti, terkadang iya mendekapku erat sambil menumpahkan air matanya..aku pun membalas erat pelukannya dan rasanya aku yang harus bertanggung jawab akan semua ini..selalu terngiang kata2 kania dulu..andaikan aku tidak membelikannya bola, mungkin tak akan begini jadinya. Iya berkata dengan semangat.. yaa jilbab..papa iya mau memakai jilbab biar tidak dihina orang lagi... akupun tersenyum bangga melihat putriku yang lucu itu bersemangat kembali

4 tahun yang lalu..
iya lulus sekolah, dia mau bekerja..karena akupun tak bisa melanjutkan membiayainya ke sekolah yang lebih tinggi..., Iya mencari kerja kemana mana, tapi sulit mendapati pekerjaan dengan hanya mengantongi ijasah SMP, akhirnya dia meminta ijin untuk menjadi TKI di Malaysia, aku tak bisa mencegahnya akhirnya iya pun berangkat kesana.. selama 3 tahun putriku sudah ada di negeri jiran, iya bekerja di sebuah rumah pejabat yang kaya, kami selalu berkirim surat , dan uang kiriman pun tak pernah iya lewatkan. belakangan aku tahu kalo iya bekerja pada seorang pejabat pemerintah yang 'nakal', rumah yang iya tempati adalah rumah istrinya yang keempat.

3 bulan yang lalu...
aku mendapat kabar dari pihak kedutaan malaysia, kabarnya putriku iya ditangkap polisi dengan tuduhan pembunuhan..aku tidak percaya!! sungguh putriku yang lucu dan anggun itu bisa melukai dan membunuh orang lain, Iya pun diancam dengan hukuman gantung. aku meminta bantuan hukum dari lembaga lembaga hukum kedua negara, akupun memohon kepada sang istri pejabat yang Iya bunuh untuk mencabut tuntutannya..tapi wanita itu bersikeras menginginkan iya dihukum gantung...

1 bulan yang lalu aku datang ke Malaysia atas permintaan terakhir Iya, aku melihatnya..putriku yang cantik itu sekarang kurus kering, tak bersemangat dan seakan akan air matanya telah habis jatuh ke tanah,aku memeluknya erat iya berkata sambil menangis.. papa...iya gak salah kan pa... laki-laki itu mau iya tidur dengannya,iya gak mau ..dan saat laki-lai itu memaksa iya..iya mendorongnya hingga ia meninggal pah.. iya gak salah kan paa.., hari eksekusi itu disaksikan oleh wanita yang menuntut iya, aku tahu dia ada dibelakangku, namun untuk meliriknya pun aku tak sudi.
saat aba-aba diteriakkan, aku hanya mempu berdoa dan memejamkan mata.
Jasad itu tergeletak, tak ada senyum di wajah Iya-ku yang malang, aku membelai halus pipinya yang sekarang kaku, tak kusadari wanita itu menghapiri jasad iya, aku bermaksud menampis tangannya karena aku tak sudi tangannya menyentuh iya-ku yang suci, tanpa sengaja aku memandang wajah wanita itu.. dan Ya allah... KANIA !!! kau kah itu.., kania kaget dan seakan tak percaya, yaa.. istriku..kau telah membunuh anakmu sendiri..,tak lama kemudian kania memeluk IYa dengan penuh penyesalan,.. kemudian kania menemukan sesuatu disaku baju penjaranya, yaitu secarik kertas yang bertulisakan "Termia kasih Mama...", ternyata Iya selama ini mengetahui betul kalau dia bekerja untuk ibunya sendiri, ibunya yang meninggalkan ia sendiri.. melihat pemandangan itu hatiku teriris, lebih sakit dari rasa sakit apapun yan gpernah aku rasakan... dan sekali lagi aku terbayang dengan perkataan... andaikan aku tidak membelikannya bola... atau.. andaikan aku mengikuti perkataan ibuku dulu untuk tidak menikah dengannya....
Kania menjadi gila dan sesekali berteriak "iyaaaa apalagi yang pecah....",, dan kabar terakhir aku mengetahui kalo kania tewas bunuh diri di kamarnya...

[...hmmmmmm aku jadi ada dua pemikiran nih .. ini apa karena bola atau karena tidak adanya restu orang tua??? hmmm pendapatnya dunk..]