Twitter
RSS

4 Istri ??

[serius -mode on]

di suatu waktu dan tempat hiduplah seorang bangsawan yang terkenal, parasnya gagah dan tampan,dia dibesarkan di lingkungan keluarga bangsawan yang penuh dengan kemewahan, sewaktu muda dia adalah orang yang supel.. banyak relasi, di sekolah dia jadi juara kelas dan prestasinya pun tak di ragukan lagi...

menginjak ke dunia pasca sekolah dia mulai ikut mengendalikan harta kekayaan keluarganya..tak perlu bekerja untuk mendatangkan uang, karena uang lah yang datang ke istananya nan megah, dengan harta kekayaanya dia bisa memiliki apa saja yang dia inginkan, mulai dari alat-alat makan yang terbuat dari emas hingga tempat tidur yang dibalut kain sutera halus yang didatangkan dari negri yang jauh dari istananya, setiap inci rumah mewahnya dilapisi keramik mengkilat dari penghasil keramik terbaik di italia, karena harta dan parasnya tampan..perpaduan dari kekuatan lelaki dan kelembutan kulit maskulinnya dia memiliki 4 orang isteri... semuanya tinggal di istananya yang mewah.. mereka hidup tanpa kekurangan sedikitpun...

seperti layaknya manusia biasa... tak beda dari seorang budak atau raja... pekerja atau majikan... bangsawan atau pengemis.. sang bangsawan mulai sakit-sakitan hingga akhirnya dia berfikir ajalnya sudah tiba, .. panik...takut...gelisah.. itu yang dirasakannya... terbiasa dengan makanan yang
melimpah tiba2 harus kekurangan .. terbiasa banyak yang melayaninya di istana yang terang dengan
emas dan marmer.. tiba2 harus tinggal di sebuat peti sempit tanpa lampu,,, terbiasa berkumpul dengan keluarga teman dan sahabat... tiba2 harus berdiam sendiri di tempat dingin dan sepi...akhirnya dia memutuskan untuk menanyakan dan mengeluhkan hal ini pada keempat istri yang dicintainya,..

pertama dia bertanya pada istri keempatnya.. istrinya yg termuda dan tercantik.. tubuhnya elok terawat lalu dia bertanya... "istriku.. selama perkawainan kita.. aku selalu memenuhi semua keinginanmu.. perhiasan antik dan mahal.. baju baju indah dan seribu kemewahan lain, kamu tau betapa aku mencintaimu..sekarang aku ingin jika aku mati kau menemaniku..maukah kau melakukan itu istriku?".. istrinya menjawab dengan tegas.." untuk apa!!? aku lebih masih memiliki wajah yang cantik tentu aku mau mencari orang lain yang bisa membahagiakanku dan menikah lagi.. aku masih ingin bersenang senang..."dia sadar kalo selama ini dia terlalu mamanjakannya sehingga kelakuannya seperti itu...

dia bertanya kepada isteri ketiganya... "istriku.. aku sekarang sekarat.. kita telah melewati waktu yang indah bersama.... aku sekarang hanya punya satu permintaan.. maukah kau menemaniku jika aku mati?"..istrinya menjawab.. "aku masih punya kesibukan lain suamiku... masih banyak harta kita yang harus aku kelola..aku harus memelihara harta ini agar tidak jatuh ke tangan orang lain..."

lalu dia beralih ke istri keduanya yang kelihatan lebih sabar dan tabah.. lalu dia bertanya.. diapun mendapat jawaban yang tidak jauh beda dengan istri yang lainnya,,,"aku ingin sekali menemanimu suamiku.. tapi lihatlah..teman temanku dan keluarga kita.. aku tak mungkin meninggalkan mereka..mereka membutuhkanku disini..." sekali lagi dia di kecewakan oleh istrinya yang begitu ia cintai...

terkhir dia melirik ke wajah istri pertamanya.. dia selalu kelihatan sedih..kusut, rambutnya tak terawat..badannya kurus dan baju bajunya pun terlihat seadanya..sungguh bukan seperti seorang istri dari seorang bangsawan.. lalu dia bertanya.."istriku.. auk memang kurang memperhatikanmu..bahkan aku sering melupakanmu.. tidak menjagamu.. tapi saat ini aku ingin sekali ada orang yang menemaniku nanti setelah aku mati.. maukah kau ikut dengan ku?"... dengan wajah tersenyum ramah.. wajahnya berseri..berseri seperti saat mereka menikah..dia pun menjawab..."suamiku.. aku tak pernah sebahagia ini sejak pernikahan kita.. tapi lihatlah diriku yang kurus kering tak menarik..tidakkah kau malu membawaku serta dengan mu?.. tapi aku akan sepenuhnya mencintai dan selalu dekat denganmu..aku akan menemanimu kemanapun kau pergi..."... mendengar perkataan istrinya itu sang bangsawan menangis tersedu... istrinya yang selama ini dia acuhkan.. tidak dirawat.. dilupakan... adalah satu satunya yang bersedia menemaninya kemanapun ia akan pergi... dengan terbata bata dia berucap.. "istriku... maafkan aku..." seketika nafasnya berhenti..jantungnya kaku.. dan menghembuskan nafas terakhirnya.....
-----end story---------

rekans..crita ini memang bisa kita lihat dari berbagai sudut pandang tergantung dari kacamata mana kita melihatnya...gw saranin jgn dilihat dari sudut pandang kaca mata kuda..heu heu [teteeep]...
kira kira ini yang pengen gw sampein dari cerita ini:
ketika kita akan menghadapi ajal ada 4 istri eh 4 hal yang akan kita hadapi:

1. istri keempat (termuda).. bagaikan raga atau jasmani kita yang tipa hari selalu kita rawat..kita manjakan, kita bangga banggakan..tapi saat kita mau qo'it.. halah... mana bisa di bawa ....
2. istri ketiga, dia bagaikan harta kita.. bagaimanapun kita mencintai dan menjaganya, ternyata dia tak bisa menemani kita ke liang lahat... [susahh bawa mercy ke dalem kuburan kali yaa..... teteeep].
3. istri kedua bagai famili dan teman...saat kita menghadapi ajal mereka hanya bisa menemani kita sampe halaman kuburan tpt kita berbaring nantinya... [heu heu kalo pada masuk semua sempit kalee..].
4. istri pertama adalah istri yang paling di kecewakan..dilupakan.. tak dijaga dan tak dirawat, tapi dia bisa menemani kita sampai ke liang lahat bahkan bisa jadi penolong kita di hari perhitungan kelak.. namun sayangnya sering kita terlambat menyadarinya..Ya..istri pertama ini bagaikan Amal Soleh dan Iman kita.. kita sering dibutakan oleh gemerlapnya harta...godaan nafsu.. dan bahkan kalah oleh toleransi kita terhadap teman teman... dan yang bisa kita ucapkan ketika seperti itu ada lah...aku menyesall.... naudzubillah... [no comment... ]

he he so guys... what do you think?

Comments (0)